Pengertian Syirik Besar Dalam Islam

Pengertian syirik besar dalam islam

Pengertian Syirik
Menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal-hal yang merupakan kekhususan Allah, seperti berdoa kepada selain Allah disamping berdo’a kepada Allah
Terdapat beberapa ayat yang menunjukkan definisi syirik.

A. Firman Allah menceritakan debat antar-ahli neraka, para penyembah setan, menyalahkan semua yang mereka sembah,

تَاللَّهِ إِنْ كُنَّا لَفِي ضَلَالٍ مُبِينٍ ( ) إِذْ نُسَوِّيكُمْ بِرَبِّ الْعَالَمِينَ
“Demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,Karena kita menyamakan kamu (tuhan berhala) dengan Tuhan semesta alam”. (QS. as-Syu’ara: 97 – 98).

B. Firman Allah menceritakan tentang sikap orang kafir,

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّورَ ثُمَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ
"Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menciptakan gelap dan terang, namun orang-orang yang kafir menyamakan (sesuatu) dengan Tuhan mereka." (QS. Al-An’am: 1).
C. Firman Allah yang menyebutkan larangan mengikuti orang kafir,

وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ وَهُمْ بِرَبِّهِمْ يَعْدِلُونَ
“Janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, sedang mereka menyamakan (sesuatu) dengan Tuhan mereka.” (QS. Al-An’am: 150)
Jika kita perhatikan, ayat-ayat yang berbicara tentang syirik di atas menyebutkan satu kata inti, yaitu kata menyamakan. Para ulama memberikan definisi syirik dengan,

تسوية غير الله بالله فى شئ من خصائص الله
“Menyamakan selain Allah dengan Allah, dalam segala sesuatu yang menjadi kekhususan Allah.” (Ushul Iman fi Dhau’ al-Kitab wa as-Sunnah, hlm. 73 dan Risalah fi Usus al-Aqidah, hlm. 51).
Macam-macam Syirik dalam islam

Syirik Besar
mengeluarkan pelakunya dari agama Islam dan menjadikannya kekal didalam neraka, a.l:


  • Memalingkan sesuatu bentuk ibadah kepada selain Allah
  • Mendekatkan diri kepadaNya dengan penyembelihan kurban atau nadzar untuk selain Allah, baik untuk kuburan, jin atau syaithan
  • Takut kepada orang-orang yang telah mati, jin atau syaithan

“Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak kemanfa’atan, dan mereka berkata: “Mereka itu adalah pemberi syafa’at kepada kami di sisi Allah.” Katakanlah: “Apakah kamu mengabarkan kepada Allah apa yang tidak diketahui-Nya baik di langit dan tidak dibumi?” Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dan apa yang mereka mempersekutukan.” (QS Yunus (10:18)
Macam-macam syirik besar dalam islam 

Syirik Dakwah (Do’a)
Disamping dia berdo’a kepada Allah ia berdo’a kepada selainNyaQS Al-Ankabut (29):65

“Maka apabila mereka naik kapal mereka mendo’a kepada Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka mempersekutukan.”
Syirik Niat, Keinginan dan Tujuan
menunjukan suatu bentuk ibadah untuk selain AllahQS Huud (11): 15-16
“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan(15). Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan(16).”
Syirik Ketaatan
mentaati selain Allah dalam hal maksiat kepada AllahQS At-Taubah (9):31)
“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.”
 Syirik Mahabbah (Kecintaan)
menyamakan selain Allah dengan Allah dalam hal kecintaanQS Al-Baqarah (2):165

“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa , bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya.”

Subscribe to receive free email updates: