Niat dan Pengertian Mandi Hadast / Junub / Wajib



Mungkin ada beberapa orang yang belum tahu apa itu hadast besar dan mengapa kita harus melakukan mandi hadast besar atau ada beberapa orang yang lupa niat mandi hadast besar, nah disini saya akan berbagi tentang Pengertian dan Niat Mandi Hadast Besar, 



Apa itu Hadast Besar ?

Hadast besar adalah hadast yang disebabkan oleh Bersetubuh, Keluar mani, haid, nifas, dan melahirkan. Hadast besar dapat dihilangkan dengan mandi junub / mandi wajib / mandi hadast besar. Hukum mandi besar adalah wajib.

Ciri - ciri Air Mani adalah:
  • keluarnya dari Kubul dengan memancar (tersendat-sendat).
  • Saat keluar terasa Nikmat.

Baunya:
  • Jika masih basah seperti bau adonan roti atau bau mayang korma.
  • Jika sudah kering seperti bau putih telur.
Fardhu Mandi Besar / Junub ada 3 yaitu:

1. Niat.
Niat ini dibaca dalam hati pada saat mulai membasuh bagian manapun dari tubuh.

Lafadz Niat Mandi Besar adalah:






2. Membasuh seluruh tubuh dengan air sampai rata (serta rambut dan kulitnya harus terkena air).
3. Menghilangkan Najist jika ada yang menempel pada tubuh.

Sunat Mandi ada 5, yaitu:
  • Membaca Basmalah ("Bismillahir rahmaanir rahiim pada saat akan mulai mandi.
  • Berwudhu (sebelum mandi) seperti wudhu hendak sholat.
  • Membasuh (menggosok) badan dengan tangan sampai 3 kali.
  • Mendahulukan yang kanan dari pada yang kiri.
  • Muwalat, yaitu sambung menyambung dalam membasuh anggota badan.
MANDI SUNAT
Selain mandi wajib, ada beberapa mandi yang disunatkan, yaitu:
  • Mandi ketika hendak Sholat Jumat.
  • Mandi ketika hendak Sholat Idul Fitri.
  • Mandi ketika hendak Sholat Idul Adha.
  • Mandi setelah sembuh dari penyakit gila.
  • Mandi ketika hendak melaksanakan ihram haji atau umrah.
  • Mandi setelah memandikan mayat.
  • Mandi seorang kafir setelah masuk islam.
Larangan bagi orang yang mempunyai Hadast Besar:

A. Larangan bagi orang yang sedang Junub:
  • Mendirikan Sholat, baik shalat wajib / sunat.
  • Mengerjakan Thawaf (Thawaf rukun haji / sunat).
  • Menyentuh / membawa Al-quran.
  • Berhenti lama (berdiam di masjid) / Itikaf.
B. Larangan bagi orang yang sedang Haid / Nifas:
  • Semua larangan point2 diatas.
  • Di cerai (ditalak)
  • Berpuasa (wajib / sunat)
  • Bersetubuh
  • Bersenang - senang antara pusar perut dan lutut.
  • Menyeberangi mesjid jika khawatir mengotorinya dengan darah.
Sekian dari saya semoga bermanfaat, Terima Kasih.

Subscribe to receive free email updates: