Siksaan Orang yang Meninggalkan Sholat Fardhu

Siksaan Orang yang Meninggalkan Sholat Fardhu

Siksaan Orang yang Meninggalkan Sholat Fardhu - Umat muslim diperintahkan untuk mendirikan salat, karena menurut Surah Al-'Ankabut dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar:
"...dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar, dan sesungguhnya mengingat Allah (salat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain)."
Untuk orang yang meninggalkan sholat dan tidak menunaikan shalat, akan mendapatkan siksa yang pedih.
Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala berikut ini :
“Apakah yang memasukan kamu ke dalam Saqar (neraka) ?
Mereka menjawab : kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bhatil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya.” (QS. Al-Muddatstsir : 42-45)

Imam Thabrani meriwayatkan :
”Tidak ada keimanan untuk orang yang tidak dapat percaya memegang amanat, dan tidak ada shalat bagi orang yang tidak suci, tidak ada agama untuk orang yang tidak shalat.
Sesungguhnya kedudukan shalat dalam agama bagaikan kepala untuk jasad manusia.”
Barang siapa yang meninggalkan mengerjakan shalat dari waktunya, karena sibuk dengan urusan harta bendanya, seperti jual beli, aktivitas kekaryaannya atau kesibukkan oleh anaknya, maka ia termasuk orang-orang yang merugi.

Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasallam bersabda :
”Sesuatu yang pertama kali dihisab untuk seorang hamba pada hari kiamat dari amalnya ialah Shalat, jika shalatnya baik, maka ia sungguh beruntung dan selamat, jika shalatnya kurang maka ia sungguh menyesal dan merugi."

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :
“Maka kecelakaanlah untuk orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (QS. Al-Ma'un : 4-5)

Abu Na’im meriwayatkan :
”Barang siapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja, maka Allah menulis namanya pada pintu neraka sebagai orang yang akan masuk ke dalamnya."

Ada pula sebagian para rawi hadits meriwayatkan :
”Sesungguhnya barang siapa yang memelihara shalat, maka Allah memuliakannya dengan lima hal, yaitu :
”Kesulitan kehidupan akan dihilangkan dari padanya, dibebaskan dari siksa kubur, Allah menerima kitab catatan amalnya dengan tangan kanannya, melewati Shirath (jembatan yang melintas diatas neraka) bagaikan kecepatan petir, dimasukkan surga tanpa hisab.''
Sementara adzab untuk orang yang menghina dan meremehkan shalat, Allah akan menyiksanya dengan 15 macam siksa, 6 di dunia, 3 pada saat kematian, 3 di dalam kubur dan yang 3 lagi saat bangkit dari kubur.

Siksaan yang ditimpakan di dunia bagi orang yang meninggalkan shalat fardhu ialah :


  1. Dicabut keberkahan umurnya,
  2. Tanda-tanda keshalehan dihapus dari wajahnya,
  3. Setiap amal yang dilakukannya tidak diberi pahala oleh Allah,
  4. Do’anya tidak dinaikkan, Tidak dapat menembus ke langit,
  5. Segala balasan yang jahat dari Allah tidak akan di tunda,
  6. Tidak mendapatkan bagian dari do’anya orang-orang shaleh.

Siksaan yang ditimpakan orang yang lalai sholat pada saat kematian ialah :


  1. Dia mati dalam keadaan hina,
  2. Mati dalam keadaan lapar,
  3. Mati dalam keadaan kehausan, Seandainya dia diberi minum air laut yang ada di dunia, kehausannya belumlah sirna.

Adapun 3 adzab yang meninggalkan shalat di dalam kubur ialah :


  1. Liang kuburnya menjadi meyempit dan menghimpit hingga tulang-tulang rusuknya terpatah-patah,
  2. Api dinyalakan di dalam kuburnya sehingga ia menjadi terpanggang bergelimpangan siang dan malam,
  3. Dia dililit ular besar di dalam kuburnya yang bernama Syujja’ul Aqra’, Kedua matanya dari api, Kuku-kukunya dari besi, Panjang dari setiap kukunya sepanjang perjalanan sehari.

Adzab bagi orang yang melalaikan shalat saat dibangkitkan dari kubur ialah :


  1. Dia mendapatkan hisab yang sangat berat di mauqif (tempat meghimpun manusia pada hari kiamat untuk menunggu hisab),
  2. Kemurkaan Tuhan dan
  3. Masuk ke dalam neraka. 

Subscribe to receive free email updates: